Bersama kawan hanya semalam di DJATILEGI

Sudah dua tiga kali kita janji untuk bertemu, tapi baru semalem pertemuan itu bisa terlaksana, dan itu membuat saya menambah lagi daftar perkoncoan yang “seperjuangan” dalam hal penyuka jajan.

Mas JOE, demikian saya memanggilnya, meski kalau secara umur, lebih tua saya ketimbang dia, tapi saya lebih nyaman kalau memanggil dia dengan sebutan Mas Joe, dan itupun mungkin hanya saya saja yang memanggil dengan sebutan itu, sebab setelah saya ketemu dengan dia, kawan-kawannya lebih sering memanggilnya mas Budi, asal jangan disamakan dengan Budi sedang bermain bola aja, hehehehehehe…..

Saya dengan mas Joe ini sebetulnya belum pernah ketemu, tapi mungkin karena sering kontak di jejaring sosial dan yang paling penting kita sama-sama penjelajah jajan, maka seakan sudah sering ketemu dan tampak akrab saja.
Malam itu saya diajak mas Joe ini karena dia ada undangan dari pemilik DJATI LEGI Terrace and Resto, untuk mencicipi menu yang ada di resto tersebut, saya tidak datang hanya dengan mas Joe saja, tetapi datang bersama-sama kawan bloger kuliner yang lain, bahkan lucunya sampai saya menulis ini lupa siapa mereka-mereka itu [ busyet…..otak tuwa, gampang lupa, kekekekeke].
Kita datang kesana langsung disambut oleh seorang laki-laki muda yang masih gagah dan mengaku kalau dia orang asli Semarang, dialah Pak Oetojo Kusuma.
Dari dialah resto ini dibuka dengan harapan akan menjadi pilihan alteratif tempat untuk menikamti hidangan yang lain dari yang telah banyak ada di Surabaya ini. Seperti yang dituturkan oleh beliau, bahwa resto ini baru dibuka, kurang lebih satu setengah bulan yang lalu, sehingga dengan mengundang temen-temen harapan beliau tempat makan ini, akan mendapat masukan yang posotif dari para pelanggannya bagi perkembangan resto kedepan.
Memang jika saya melihat menu-menu yang ada di disini, saya sepedapat dengan beliau bahwa semoga resto ini akan menjadi pilihan alternatif diantara rumah-rumah makan yang telah ada, yang biasanya atau selalu menghadirkan menu-menu gorengan, tapi di resto ini anda akan menemukan berbagai menu pilhan yang variatif, meski hanya berbahan dasar IGA tapi disini Iga akan dimasak dengan berbagai macam dan suguhan yang berbeda, lihat saja menunya, NASI IGA RICA, NASI IGA BALI, IGA PLERET, SOP IGA, dan masih anyak lagi menu makanan yang semuanya dari bahan dasar Iga.

Selain Iga dengan berbagai macam menu pilihannya, di DJATILEGI ini anda penjelajah jajan jyang suka akan daging BUNTUT, disini juga anda juga akan bisa mendapatkan olahan Buntut dengan macam-macam menu misalnya, BUNTUT GORENG, BUNTUT BELACAN, BUNTUT BALADO dan tentu masih banyak lahi menu dengan bahan dasar ikan Buntut pula.
Dan benar apa yang dikatakan oleh sang pemilik bahwa menu andalannya Iga mauoun Buntut nya sangat lain daripada yang lain, setelah kita semua menccipi makanan ya g dihidangkan, kita sepakat bahwa masakan yang dihidangkan sangat enak dan terasa empuk sehinggat tekstur daging buntutnya sangat mudah digigit dan dimakan, dan tentunya yang sangat menjadi paduan dari ikan Buntut ini adalah bumbunya yang sangat meresap dan menyatu, kalau penjelajah jajan ingin membuktikan, pesanlah BUNTUT BALACAN…..ini akan menjawab semua pertanyaan penjelajah jajan.

Tentu selain kita bisa menikmati makanan yang sudah sebagian saya sebut tadi, penjelajah juga bisa menikmati sajian minuman yang tak kalah nikmatnya, dan malam itu saya coba untuk memesan SEXY BLUE, dan benar minuman ini seperti namanya, sungguh memberi kami pada rasa yang benar-benar lain dan belum pernah saya rasakan, manis, segar dan yang bikin saya menikmati adalah sirsatnya terasa mewarnai minuman ini.


Ini minuman yang namanya menarik untuk kemudian saya cicipi. SEXY BLUE…..memang rasanya benar-benar seksi di lidah saya.

Ini juga minuman yang sempat dipesan oleh kang Joe, enak juga…kemreces di tenggorokan.

Ini Buntut pesenan cewek samping saya [ maaf namanya lupa..] ,saya juga sempat mencicipi ini, dan rasanya, nyem…….nyem pedas dan terasa empuk ketika saya mengigitnya.
Oh…… ya,…selama kami menikmati masakan yang kami pesan, tak lupa kami selalu ditemani oleh sang pemilik resto ini, sehingga disela-sela makan kami selalu bertanya seputar makanan dan resto ini sendiri, dan perlu kami catatakan disini bahwa resto yang ada di Surabaya ini adalah resto yang ke 5, yang lainya ada di kota Semarang.
Akhirya setelah kami mencicipi beberapa hidangan yang kami pesan, waktunya kami untuk pamit pulang, tapi sebelum kami pulang, kami berkesempatan untuk foto bareng dengan sang pemilik sebagai kenang-kenangan dan rasa terima kasih atas undangan makan malam ini.

DJATILEGI
Terrace and Resto
Galaxi Mall Lt.4 No. 405
Dharmahusada Indah Timur 35-37
Surabaya

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to Bersama kawan hanya semalam di DJATILEGI

  1. Dina says:

    harganya gimana mas? bagus buat kantong juga kan?

  2. Eko Magelang says:

    untuk harga lumayan juga, but untuk kantong kita masih dalam jangkauanlah mbak…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *