Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Barangkali ini adalah perjalan kuliner yang paling unik, kenapa saya katakan unik ? karena perjalanan kuliner ini adalah sebab dari saya dan rombongan yang saya ikuti itu sedang melaksanakan tour alami ke Gua Pindul, Gunung Kidul, Jogyakarta.

Tentu dari sebuah perjalanan disuatu daerah, tentu saya dan team yang lain akan disugihi menu khas dari tempat dimana saat itu kita berada, selain bagi mereka adalah menghormati pengunjung yang datang ke daerah mereka, mereka juga sedikit akan bangga menghindangkan menu kuliner yang ada di daerah mereka yang tentu menurut masyarakat disana tidak bisa dengan mudah menu mereka ada diluar daerahnya.

Untuk kami, orang-orang yang siang itu datang ke tempat mereka, mereka menyajikan menu yang benar beda meskipun secara pengalaman sudah pernah atau bahkan dari beberpa kawan telah mencicipi, seperti misalnya Nasi Merah (sego abang)

IMG 2755 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Nasi seperti ini jika kita ada di pedesaan hampir tak sulit untuk mendapatkan, tapi jika kita  hidup dan sudah jauh dari pedesaan maka, nasi jeni sini relatif sulit menjelajahinya.

Jadi menemukan ini saya seperti menemukan barang langka yang tentu langsung saya mencicipinya, sampai habis malah harus nambah-nambah lagi, maklum ternyata rasanya hampir saya lupa, gurih dan manis tentunya, tak jauh-jauh dari nasi putih yang biasanya kita santap itu.

IMG 2778 copy 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

dam karena saking nafsunya menikmati nasi merah itu saya menambahkan beberapa sayur dan lapuk pauknya dengan semengat, bahkan saya ambil rata meski porsinya hanya sedikit saja tapi komplit, ada sayur santan tempe, tahu bacem, gorengan ikan wader dan tak kalah enaknya daun pepaya yang di kukus.

Ada yang menarik dan langka di sayur pepaya yang dikukus itu, biasanya buah pepaya ini akan pahit jika dimakan tapi, disini sayur ini akan berasa gurih, dan setelah saya tanyakan pada ibu-ibu yang memasak ternyata, cara memasaknya sangat unik, yaitu daun pepaya ini dimasak bareng dengan cairan tanah seperti santan, dan cairan tanah ini yang membuat rasanya daun pepaya ini tak pahit tapi malah gurih.

IMG 2750 copy 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Dan ini sayur daun pepaya yang sudah dimasak dengan tehnik alami, sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan malah terkesan manis.

IMG 2751 copy 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Selain sayur daun pepaya yang disuguhkan kepada saya ada satu lagi menu yang sebetulnya banyak dan sering saya nikmati, tapi disini menu “TRANCAM” ini disajikan dengan bentuk yang nature, hanya dimasak dengan air saja, jadi cita rasanya yang didapat adalah ke aslian bahan-bahan yang ada disitu, ada buncis, wortel, taoge dan apa saja saya gak memperhatikan, tapi yang jelas rasanya sangat mek nyus.

IMG 2753 copy 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Selain sayur yang dihidangkan ada juga ikan yang menamani menu siang itu, gorengan ikan wader, ikan khas sungai yang disana mudah didapat di sungai-sungai sekitar lokasi kami berwisata disana.Tentu goreng wadr ini juga akan menambah nikmatnya makan siang kami.

IMG 2752 copy 300x200 Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Dan yang terakhir dan yang kebanyakan orang jawa tengah menyajikan yaitu tahu tempe Bacem.

Tahu dan tempe yang dibacem adalah cara yang khas dari masakan jawa tengah, karena dengan dibacem maka tahu dan tempe ini akan didapat rasa yang manis, sesuai dengan selera orang jawa tengah yang suka makanan yang bercita rasa manis.

Itulah beberapa jelajah jajan saya ketika kami menjelajahi daerah yang kering di sudut kota Jogyakarta, Wonosari Gunung Kidul.

Semoga jelajah jajan saya kali ini akan menambah wawasan kuliner saya, dan kawan-kawan pecinta kuliner untuk bisa menikmati dan mencintai kuliner warisan tradisional negeri ini.

Selamat menjelajahi jajanan.

Posted in Jalan jalan | Leave a comment

Nasi Krawu, Buk Tiban II – Gresik

Jelajah Jajan ini sebetulnya sudah beberapa saat aku laui, yakni ketika saya bertemu dengan bekas sahabat sekolah saya sewaktu di SMP dulu, kebetulan teman saya ini berada di Surabaya karena acara RAKERNAS salah satu partai politik yang diikuti.

Setelah kesana kemari bertemu dengan beberpa kawan asal Magelang yang ada di Surabaya maka siang itu kami berkeinginan mengunjungi salah satu kawan kami yang saat ini tinggal di Gresik.

Seperti biasa karena kami berangkat ke Gresik pada waktu jam makan siang maka, siang itu kami berempat ingin mencoba makanan khas kota Pudak : Nasi Krawu.

DSCF4441 Nasi Krawu, Buk Tiban II   Gresik
Nasi Krawu Buk Tiban II

Meski saya serimng menikmati makanan seperti ini ( maklum tempat kerja kami berada di Kota ini ) tapi saya baru kali ini menemukan Nasi Krawu yang sedikit lain, karena nasi krawu disini selain nasi krwu yang seperti kita ketahui, yang terdiri dari masakan daging yang du suwir-suwir atau potongan kecil-kecil disini saya juga diberikan semangkoh kuah yang berisi kuah dengan ditambahi gajih (lemak)

DSCF4442 Nasi Krawu, Buk Tiban II   Gresik
Nasi Krawu Biasa
DSCF4445 Nasi Krawu, Buk Tiban II   Gresik
Nasi Krawu + Kuahnya

Meski tidak biasa kami menukmati nasi krawu dengan ditambahi kuah ini tetapi ternyata setelah kami cicipi lumayan juga rasanya, selain kami tidak merasa kering ketika menyantap nasi krawu saya, juga bisa memberikan kesan basah dengan memberikan nasi krawu itu dengan sedikit kuah itu.

bagi penjelajah jajan yang ingin menikmati Nasi Krawu dengan sedikit sentuhan yang berbeda, anda dapat mencicipi disini.

 

Nasi Krawu

Buk Tiban II

Jl. Veteran 158 Gresik

Posted in Jalan jalan, Makan | 3 Comments

SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

Tahun lalu sebetulnya awal saya diajak oleh Omar (teman kuliah), yang bekerja di sebuah pabrik berlokasi di daerah Karawang. Dengan gaya ajakannya yang sangat mengesankan, dia menjamin teman-temannya pasti suka kalau diajak mencoba Sop Jando. Setelah 1 kali kami beramai-ramai kesana, maka untuk ke 2 kalinya saya bersama suami dan teman saya Herman dan istrinya Susan kembali kesana, karena ternyata benar yang dikatakan Omar.. sop Jando uenaak sekali!

P1140639 300x225 SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

Sop Jando - sop iga yang dimasak dengan cabe rawit yang banyak sekali

Kenapa Sop Jando? … ternyata pemilik kedai makanan ini tadinya memang seorang janda muda, manis dan sintal pula perawakannya… Dia mengkhususkan kedainya untuk menghidangkan sop khas ramuannya sendiri… Terdiri dari daging tulang iga yang dimasak dengan ramuan khusus… Dan yang membuat tambah nikmat adalah, kuah sop nya yang direbus dengan campuran cabe rawit yang jumlahnya sangaaaat banyak… Segar sekali, walaupun panas dan pedas…

P1140640 300x225 SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

Sop Jando nya nikmaaaat... kata Indra, Herman & Susan

Jadi, kalau mau pesan, kita harus bilang, mau pedas atau sedang.. karena tidak ada yang tidak pakai cabe rawit. Sedangkan untuk nasi putih, kita boleh sesuka hati mengambil sendiri… mau bolak balik ambil juga tidak apa-apa, asalkan dihabiskan.

P11406421 300x225 SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

pesannya 1 orang 1 mangkok... maunya tambah lagi tambah lagi..

Tempatnya sangat sederhana.. namun, banyak sekali kendaraan bermotor yang mangkal disana untuk makan siang sop ini. Apalagi dihari kerja, ramainya bukan kepalang. Kedai ini cepat sekali tutup, saking lakunya. Oleh karena itu, kami berjanjian agak pagi berangkat dari Jakarta, sehingga bisa sampai disana sekitar jam 11, agar masih kebagian sop nya.

P11406431 225x300 SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

harganya cukup terjangkau

Coba deh sekali-sekali… ditanggung pasti ingin kesana lagi. Harganya sangat terjangkau kantong kita…

Posted in Makan | Tagged | 1 Comment

“meradelima” authentic peranakan cuisine

Setelah 2 minggu yang penuh dengan segala macam kegiatan…. Mulai dari workshop di Bali selama 1 minggu penuh, dilanjutkan dengan kunjungan tamu-tamu dari the Global Secretariat of White Ribbon Alliance, maka.. Jum’at malam kemarin, kami menyempatkan untuk bersantap malam bersama.

IMG 20110722 01253 300x225 “meradelima” authentic peranakan cuisine

nice pot of chinese tea

Lokasi “meradelima” sangat mudah dijangkau,… terletak di perempatan jalan, antara Jalan Wolter Monginsidi dengan Jalan Adityawarman… tepatnya di Jl. Adityawarman no. 47 – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan.

P1170353 R2 300x199 “meradelima” authentic peranakan cuisine

the beautiful dining room for 8

Malam itu, kami semua sudah lapar sekali, dan letih sekali… maka dari itu begitu kami sampai, dan ditunjukkan meja kami, yang pas untuk kami ber-8 (delapan)-yaitu Denny, Diaz, Maggie, Bridget, Tamara, Rieka, Santi dan saya-, kamipun langsung memesan makanan.

P1170354 GURAME TELOR ASIN R 300x199 “meradelima” authentic peranakan cuisine

ikan gurame telor asin

Restoran ini indah sekali interior ruangnya… bergaya melayu, sesuai dengan motto nya yaitu “authentic peranakan cuisine”. Ruangan didisain gaya melayu tempo doeloe. Meradelima itu sendiri adalah buah yang tumbuh di alam tropis.. Arti buah meradelima adalah “yang memberi harapan baik”.

P1170356 UDANG KREMES R 300x199 “meradelima” authentic peranakan cuisine

UDANG GORENG KREMES

Kami memutuskan untuk “sharing”, jadi kami pesan beberapa lauk dan di taruh di tengah meja makan, untuk dicoba dan disantap bersama-sama.

Pesanan kami, adalah: Mie goreng Panjang Umur, Tahu Telur, Udang Keremes, Ikan Gurame Telor Asin, Sate daging & Sate ayam, serta nasi putih dalam bakul. Sebetulnya banyak sekali pilihan menu makanan dan minuman disana. Kami juga memesan minuman khas sesuai dengan nama restorannya, yaitu teh meradelima. Sebagai hidangan pencuci mulut, kami mencoba es durian-kopyor, es nangka kelapa muda, es meradelima dan cempedak goreng.

P1170355 SATE DAGING R 300x199 “meradelima” authentic peranakan cuisine

SATE DAGING

Semua menu yang kami pesan, tidak hanya penampilannya yang menggiurkan, namun cita rasanya juga prima sekali. Mie goreng Panjang Umur, namanya lucu sekali… rasa mie gorengnya khas sekali. Tahu Telur dibuat sangat menarik, layaknya sebuah tugu yang kokoh… Udang Keremes datang dengan keranjang anyaman yang unik… Ikan Gurame Telor Asinnya… hmmmm sedap sekali rasa telor asinnya sangat menggigit… Sate dagingnya pun rasanya sangat menggoda.

P1170357 TAHU TELOR R1 300x199 “meradelima” authentic peranakan cuisine

the very unique "Tahu Telor"

Untuk pertama kalinya, tamu-tamu kami mencicipi durian… walaupun sudah dicampur dalam kopyor bersirup, namun rupanya mereka tidak menyukai baunya yang menusuk.

IMG 20110722 012561 300x225 “meradelima” authentic peranakan cuisine

Tamara is trying the es durian-kopyor

Sedangkan es nangka kelapa muda mereka menyukainya. Demikian juga es meradelima, cita rasanya dapat diterima oleh lidah kedua tamu dari Amerika ini. Hidangan penutup yang terakhir keluar adalah cempedak goreng… walaupun buah cempedek sangat wangi, namun masih bisa diterima oleh tamu-tamu asing kami, enak sekali cempedak goreng ini. Sayang sekali perut sudah kenyang… lain kali saya mau memesan lagi.

IMG 20110722 01257 300x225 “meradelima” authentic peranakan cuisine

cempedak goreng.... it smells good!

Obrolan demi obrolan terus mengalir, tanpa terasa waktu sudah mencapai jam 22 malam, tiba waktuknya bagi kami untuk pulang… kami antar tamu-tamu kami kembali ke hotel, dan kami berpelukan, berpamitan karena mereka besok akan melanjutkan perjalanan ke Kalimantan & Jogya sebelum kembali ke negaranya…

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , , | Leave a comment

Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

Bulan Agustus lalu, saya ke Bali mengantar tamu dari Amerika… Kami mengelilingi Bali dalam 5 hari.

Di suatu sore, sambil menunggu matahari terbenam di pantai Kuta, kami memesan meja di sebuah restoran. Restoran ini berdasarkan info yang diberikan oleh teman sekolah saya.  Namanya PAPA’S LIMONCELLO.

P1140405 225x300 Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

volcano pizza pesanan kami sudah datang....

Disini ada hidangan unik, diberi nama VOLCANO PIZZA… Apa ya uniknya? Kami coba memesan Kintamani Volcano Pizza dari 3 jenis Volcano Pizza yang tersedia di buku menu.

Ketika Volcano Pizza kami datang,.. woooow… kami kaget luar biasa… Ternyata pizza nya menggunung seperti bola… lalu si waiter mulai menyalakan api di puncak nya… dan… boom!! Persiiiis seperti gunung berapi yang memuntahkan lava nya… Kami tunggu beberapa saat sampai nyala api tersebut padam. Dan setelah itu, waiter mulai memotong

P1140403 300x225 Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

Volcano Pizza -... gunung volcano nya sedang mengeluarkan api

bagian dasar dari dough tersebut, dan terbukalah gunungnya yang berbentuk seperti “topi” itu.. serta terlihatlah pizza yang kami pesan, didalamnya…

P11404061 300x225 Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

setelah api nya padam, waitres dengan cekatan mulai membelah volcano pizza

Waah.. benar-benar pertunjukkan yang unik. Kami pun mulai menyantap potongan demi potongan

P1140409 300x225 Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

setelah dipotong "topi" ber volcanonya, terdapat pizza dengan isi sesuai pesanan kita

pizza Volcano itu…  hmm.. nikmat rasanya.

Kalau anda pergi ke Bali, tepatnya menyusuri daerah pantai Kuta, maka sempatkanlah untuk mampir ke Papa’s Limoncello dan icipi uniknya Volcano Pizza. Letaknya tepat di sebelah penginapan Alam Kul Kul hotel.

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , | 2 Comments