Indonesia bukan Indo dan Indo bukanlah Indonesia

Pertama saya mendengar sebutan Indo untuk Indonesia di tahun 1989 di USA. Waktu itu sepupu saya menanyakan kabar sanak saudara kami di Indo? Saya sempat bingung, karena sepengetahuan saya Indo itu sebutan untuk orang campuran antara ras eropa dengan ras asia? Sepupu saya mengatakan, ngga itu untuk gampangnya aja sebut Indonesia. Tapi saya ngga mau ah, kan lain dong Indonesia dengan Indo?

Entah siapa yang memulai tapi dulunya hanya orang orang Indonesia yang berada di luar negri saja, dan semakin kemari semakin sering saya mendengar orang mengatakan Indo untuk Indonesia, saya selalu mengatakan Indonesia bukan Indo! Sekarang semakin banyak kita temui orang Indonesia sendiri ikut mengatakan Indo untuk Indonesia, di chatting, internet maupun percakapan sehari hari.

Memang di Indonesia sendiri juga kata Indo sudah banyak yang memakai misalnya IndoCement, IndoMobil, IndoMie dan semakin banyak lagi Indo Indo lainnya termasuk Indo Maret.

Jawaban dari orang orang yang saya tanyakan kenapa menyebut, menulis Indonesia dengan INDO adalah, lebih mudah lebih cepat dan tidak tau kalau INDO itu untuk India.

Samar samar saya teringat pelajaran di sekolah dulu, tentang Indology adalah ilmu tentang India. Menurut Wikipedia kata INDO adalah prefix untuk Indian subcontinent atau prefix yang menyatakan India.

Kalau kita mencari tau tentang asal usul kata Indonesia di internet maka kita akan mengetahui sejarahnya adalah seorang Inggris yang mulai menyebut kata Indonesia dengan Indunesia. Silahkan baca Sejarah Nama Indonesia

Karena ada teman dari Korea yang mengatakan kalau di negara mereka kata Indo adalah sebutan untuk negara India saya iseng iseng saya mencoba google translate inilah yang saya dengar

Orang Koreaorang Vietnam, orang Tiongkok

Jadi sejak dulu kala kata Indo adalah milik bangsa India bukan Indonesia!

Sedangkan didalam dunia olahraga internasional Indonesia lebih dikenal dan diakui oleh IOC country codes dengan kata INA, kalaupun IND adalah untuk India. Atau juga untuk ISO Country Codes Indonesia diberikan singkatan IDN.

Marilah kita biasakan dan sebarkan dan ingatkan kepada semua orang Indonesia dimana saja, singkatan untuk Indonesia adalah INA atau IDN bukan INDO!!

Semoga tulisan saya ini bisa membangkitkan semangat untuk mulai mengatakan Indonesia bukan Indo.

 

Posted in Internet, Unek unek | Tagged , | Leave a comment

Menjelajahi Cita Rasa Gunung Kidul

Barangkali ini adalah perjalan kuliner yang paling unik, kenapa saya katakan unik ? karena perjalanan kuliner ini adalah sebab dari saya dan rombongan yang saya ikuti itu sedang melaksanakan tour alami ke Gua Pindul, Gunung Kidul, Jogyakarta.

Tentu dari sebuah perjalanan disuatu daerah, tentu saya dan team yang lain akan disugihi menu khas dari tempat dimana saat itu kita berada, selain bagi mereka adalah menghormati pengunjung yang datang ke daerah mereka, mereka juga sedikit akan bangga menghindangkan menu kuliner yang ada di daerah mereka yang tentu menurut masyarakat disana tidak bisa dengan mudah menu mereka ada diluar daerahnya.

Untuk kami, orang-orang yang siang itu datang ke tempat mereka, mereka menyajikan menu yang benar beda meskipun secara pengalaman sudah pernah atau bahkan dari beberpa kawan telah mencicipi, seperti misalnya Nasi Merah (sego abang)

IMG_2755

Nasi seperti ini jika kita ada di pedesaan hampir tak sulit untuk mendapatkan, tapi jika kita  hidup dan sudah jauh dari pedesaan maka, nasi jeni sini relatif sulit menjelajahinya.

Jadi menemukan ini saya seperti menemukan barang langka yang tentu langsung saya mencicipinya, sampai habis malah harus nambah-nambah lagi, maklum ternyata rasanya hampir saya lupa, gurih dan manis tentunya, tak jauh-jauh dari nasi putih yang biasanya kita santap itu.

IMG_2778 copy

dam karena saking nafsunya menikmati nasi merah itu saya menambahkan beberapa sayur dan lapuk pauknya dengan semengat, bahkan saya ambil rata meski porsinya hanya sedikit saja tapi komplit, ada sayur santan tempe, tahu bacem, gorengan ikan wader dan tak kalah enaknya daun pepaya yang di kukus.

Ada yang menarik dan langka di sayur pepaya yang dikukus itu, biasanya buah pepaya ini akan pahit jika dimakan tapi, disini sayur ini akan berasa gurih, dan setelah saya tanyakan pada ibu-ibu yang memasak ternyata, cara memasaknya sangat unik, yaitu daun pepaya ini dimasak bareng dengan cairan tanah seperti santan, dan cairan tanah ini yang membuat rasanya daun pepaya ini tak pahit tapi malah gurih.

IMG_2750 copy

Dan ini sayur daun pepaya yang sudah dimasak dengan tehnik alami, sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan malah terkesan manis.

IMG_2751 copy

Selain sayur daun pepaya yang disuguhkan kepada saya ada satu lagi menu yang sebetulnya banyak dan sering saya nikmati, tapi disini menu “TRANCAM” ini disajikan dengan bentuk yang nature, hanya dimasak dengan air saja, jadi cita rasanya yang didapat adalah ke aslian bahan-bahan yang ada disitu, ada buncis, wortel, taoge dan apa saja saya gak memperhatikan, tapi yang jelas rasanya sangat mek nyus.

IMG_2753 copy

Selain sayur yang dihidangkan ada juga ikan yang menamani menu siang itu, gorengan ikan wader, ikan khas sungai yang disana mudah didapat di sungai-sungai sekitar lokasi kami berwisata disana.Tentu goreng wadr ini juga akan menambah nikmatnya makan siang kami.

IMG_2752 copy

Dan yang terakhir dan yang kebanyakan orang jawa tengah menyajikan yaitu tahu tempe Bacem.

Tahu dan tempe yang dibacem adalah cara yang khas dari masakan jawa tengah, karena dengan dibacem maka tahu dan tempe ini akan didapat rasa yang manis, sesuai dengan selera orang jawa tengah yang suka makanan yang bercita rasa manis.

Itulah beberapa jelajah jajan saya ketika kami menjelajahi daerah yang kering di sudut kota Jogyakarta, Wonosari Gunung Kidul.

Semoga jelajah jajan saya kali ini akan menambah wawasan kuliner saya, dan kawan-kawan pecinta kuliner untuk bisa menikmati dan mencintai kuliner warisan tradisional negeri ini.

Selamat menjelajahi jajanan.

Posted in Jalan jalan | Leave a comment

Nasi Krawu, Buk Tiban II – Gresik

Jelajah Jajan ini sebetulnya sudah beberapa saat aku laui, yakni ketika saya bertemu dengan bekas sahabat sekolah saya sewaktu di SMP dulu, kebetulan teman saya ini berada di Surabaya karena acara RAKERNAS salah satu partai politik yang diikuti.

Setelah kesana kemari bertemu dengan beberpa kawan asal Magelang yang ada di Surabaya maka siang itu kami berkeinginan mengunjungi salah satu kawan kami yang saat ini tinggal di Gresik.

Seperti biasa karena kami berangkat ke Gresik pada waktu jam makan siang maka, siang itu kami berempat ingin mencoba makanan khas kota Pudak : Nasi Krawu.

Nasi Krawu Buk Tiban II

Meski saya serimng menikmati makanan seperti ini ( maklum tempat kerja kami berada di Kota ini ) tapi saya baru kali ini menemukan Nasi Krawu yang sedikit lain, karena nasi krawu disini selain nasi krwu yang seperti kita ketahui, yang terdiri dari masakan daging yang du suwir-suwir atau potongan kecil-kecil disini saya juga diberikan semangkoh kuah yang berisi kuah dengan ditambahi gajih (lemak)

Nasi Krawu Biasa
Nasi Krawu + Kuahnya

Meski tidak biasa kami menukmati nasi krawu dengan ditambahi kuah ini tetapi ternyata setelah kami cicipi lumayan juga rasanya, selain kami tidak merasa kering ketika menyantap nasi krawu saya, juga bisa memberikan kesan basah dengan memberikan nasi krawu itu dengan sedikit kuah itu.

bagi penjelajah jajan yang ingin menikmati Nasi Krawu dengan sedikit sentuhan yang berbeda, anda dapat mencicipi disini.

 

Nasi Krawu

Buk Tiban II

Jl. Veteran 158 Gresik

Posted in Jalan jalan, Makan | 2 Comments

SOP JANDO … nikmat pedasnya tiada tandingannya

Tahun lalu sebetulnya awal saya diajak oleh Omar (teman kuliah), yang bekerja di sebuah pabrik berlokasi di daerah Karawang. Dengan gaya ajakannya yang sangat mengesankan, dia menjamin teman-temannya pasti suka kalau diajak mencoba Sop Jando. Setelah 1 kali kami beramai-ramai kesana, maka untuk ke 2 kalinya saya bersama suami dan teman saya Herman dan istrinya Susan kembali kesana, karena ternyata benar yang dikatakan Omar.. sop Jando uenaak sekali!

Sop Jando - sop iga yang dimasak dengan cabe rawit yang banyak sekali

Kenapa Sop Jando? … ternyata pemilik kedai makanan ini tadinya memang seorang janda muda, manis dan sintal pula perawakannya… Dia mengkhususkan kedainya untuk menghidangkan sop khas ramuannya sendiri… Terdiri dari daging tulang iga yang dimasak dengan ramuan khusus… Dan yang membuat tambah nikmat adalah, kuah sop nya yang direbus dengan campuran cabe rawit yang jumlahnya sangaaaat banyak… Segar sekali, walaupun panas dan pedas…

Sop Jando nya nikmaaaat... kata Indra, Herman & Susan

Jadi, kalau mau pesan, kita harus bilang, mau pedas atau sedang.. karena tidak ada yang tidak pakai cabe rawit. Sedangkan untuk nasi putih, kita boleh sesuka hati mengambil sendiri… mau bolak balik ambil juga tidak apa-apa, asalkan dihabiskan.

pesannya 1 orang 1 mangkok... maunya tambah lagi tambah lagi..

Tempatnya sangat sederhana.. namun, banyak sekali kendaraan bermotor yang mangkal disana untuk makan siang sop ini. Apalagi dihari kerja, ramainya bukan kepalang. Kedai ini cepat sekali tutup, saking lakunya. Oleh karena itu, kami berjanjian agak pagi berangkat dari Jakarta, sehingga bisa sampai disana sekitar jam 11, agar masih kebagian sop nya.

harganya cukup terjangkau

Coba deh sekali-sekali… ditanggung pasti ingin kesana lagi. Harganya sangat terjangkau kantong kita…

Posted in Makan | Tagged | 1 Comment

“meradelima” authentic peranakan cuisine

Setelah 2 minggu yang penuh dengan segala macam kegiatan…. Mulai dari workshop di Bali selama 1 minggu penuh, dilanjutkan dengan kunjungan tamu-tamu dari the Global Secretariat of White Ribbon Alliance, maka.. Jum’at malam kemarin, kami menyempatkan untuk bersantap malam bersama.

nice pot of chinese tea

Lokasi “meradelima” sangat mudah dijangkau,… terletak di perempatan jalan, antara Jalan Wolter Monginsidi dengan Jalan Adityawarman… tepatnya di Jl. Adityawarman no. 47 – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan.

the beautiful dining room for 8

Malam itu, kami semua sudah lapar sekali, dan letih sekali… maka dari itu begitu kami sampai, dan ditunjukkan meja kami, yang pas untuk kami ber-8 (delapan)-yaitu Denny, Diaz, Maggie, Bridget, Tamara, Rieka, Santi dan saya-, kamipun langsung memesan makanan.

ikan gurame telor asin

Restoran ini indah sekali interior ruangnya… bergaya melayu, sesuai dengan motto nya yaitu “authentic peranakan cuisine”. Ruangan didisain gaya melayu tempo doeloe. Meradelima itu sendiri adalah buah yang tumbuh di alam tropis.. Arti buah meradelima adalah “yang memberi harapan baik”.

UDANG GORENG KREMES

Kami memutuskan untuk “sharing”, jadi kami pesan beberapa lauk dan di taruh di tengah meja makan, untuk dicoba dan disantap bersama-sama.

Pesanan kami, adalah: Mie goreng Panjang Umur, Tahu Telur, Udang Keremes, Ikan Gurame Telor Asin, Sate daging & Sate ayam, serta nasi putih dalam bakul. Sebetulnya banyak sekali pilihan menu makanan dan minuman disana. Kami juga memesan minuman khas sesuai dengan nama restorannya, yaitu teh meradelima. Sebagai hidangan pencuci mulut, kami mencoba es durian-kopyor, es nangka kelapa muda, es meradelima dan cempedak goreng.

SATE DAGING

Semua menu yang kami pesan, tidak hanya penampilannya yang menggiurkan, namun cita rasanya juga prima sekali. Mie goreng Panjang Umur, namanya lucu sekali… rasa mie gorengnya khas sekali. Tahu Telur dibuat sangat menarik, layaknya sebuah tugu yang kokoh… Udang Keremes datang dengan keranjang anyaman yang unik… Ikan Gurame Telor Asinnya… hmmmm sedap sekali rasa telor asinnya sangat menggigit… Sate dagingnya pun rasanya sangat menggoda.

the very unique "Tahu Telor"

Untuk pertama kalinya, tamu-tamu kami mencicipi durian… walaupun sudah dicampur dalam kopyor bersirup, namun rupanya mereka tidak menyukai baunya yang menusuk.

Tamara is trying the es durian-kopyor

Sedangkan es nangka kelapa muda mereka menyukainya. Demikian juga es meradelima, cita rasanya dapat diterima oleh lidah kedua tamu dari Amerika ini. Hidangan penutup yang terakhir keluar adalah cempedak goreng… walaupun buah cempedek sangat wangi, namun masih bisa diterima oleh tamu-tamu asing kami, enak sekali cempedak goreng ini. Sayang sekali perut sudah kenyang… lain kali saya mau memesan lagi.

cempedak goreng.... it smells good!

Obrolan demi obrolan terus mengalir, tanpa terasa waktu sudah mencapai jam 22 malam, tiba waktuknya bagi kami untuk pulang… kami antar tamu-tamu kami kembali ke hotel, dan kami berpelukan, berpamitan karena mereka besok akan melanjutkan perjalanan ke Kalimantan & Jogya sebelum kembali ke negaranya…

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , , | Leave a comment

Ada Volcano Pizza di PAPA’S LIMONCELLO – KUTA BALI

Bulan Agustus lalu, saya ke Bali mengantar tamu dari Amerika… Kami mengelilingi Bali dalam 5 hari.

Di suatu sore, sambil menunggu matahari terbenam di pantai Kuta, kami memesan meja di sebuah restoran. Restoran ini berdasarkan info yang diberikan oleh teman sekolah saya.  Namanya PAPA’S LIMONCELLO.

volcano pizza pesanan kami sudah datang....

Disini ada hidangan unik, diberi nama VOLCANO PIZZA… Apa ya uniknya? Kami coba memesan Kintamani Volcano Pizza dari 3 jenis Volcano Pizza yang tersedia di buku menu.

Ketika Volcano Pizza kami datang,.. woooow… kami kaget luar biasa… Ternyata pizza nya menggunung seperti bola… lalu si waiter mulai menyalakan api di puncak nya… dan… boom!! Persiiiis seperti gunung berapi yang memuntahkan lava nya… Kami tunggu beberapa saat sampai nyala api tersebut padam. Dan setelah itu, waiter mulai memotong

Volcano Pizza -... gunung volcano nya sedang mengeluarkan api

bagian dasar dari dough tersebut, dan terbukalah gunungnya yang berbentuk seperti “topi” itu.. serta terlihatlah pizza yang kami pesan, didalamnya…

setelah api nya padam, waitres dengan cekatan mulai membelah volcano pizza

Waah.. benar-benar pertunjukkan yang unik. Kami pun mulai menyantap potongan demi potongan

setelah dipotong "topi" ber volcanonya, terdapat pizza dengan isi sesuai pesanan kita

pizza Volcano itu…  hmm.. nikmat rasanya.

Kalau anda pergi ke Bali, tepatnya menyusuri daerah pantai Kuta, maka sempatkanlah untuk mampir ke Papa’s Limoncello dan icipi uniknya Volcano Pizza. Letaknya tepat di sebelah penginapan Alam Kul Kul hotel.

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , | 2 Comments

Hidangan iseng-iseng sore hari di RANCH MARKET

Saya masih dalam perjalanan pulang, pada suatu sore, ketika teringat harus menjemput anak saya di tempat bimbingan belajar. Kalau harus pulang ke rumah dan berangkat lagi, wah.. malas rasanya. Karena tempat belajarnya dekat dengan Ranch Market, maka saya lalu membelokkan setir masuk ke pelataran parkir Ranch Market.

Tadinya saya mau sembari melihat-lihat barang-barang yang ada di supermarket tersebut… tapi sewaktu melihat tempat duduk di area makan di tengah-tengah, kok saya jadi berubah pikiran? Sepertinya enak juga nih nyemil-nyemil sedikit di sore hari… ngga berdosa kan?

Saya duduk persis di sebelah kasir… di atas meja terletak foto-foto makanan ringan yang cocok disantap sore hari… ada waffle,.. eiiits.. saya lihat ada yang ringan terlihat di foto… coba ah saya mau cicipi.

Namanya Profiterolles Glace…dilihat di foto sih seperti kue sus, ada vla nya di tengah..

Profiterolles Glace-hmm yummy.. Ice vanilla di tengah-tengahnya

Menunggu hidangan datang, tidak terlalu lama… tapi yang bikin saya tercengang… ternyata… ukurannya tidak “semungil” yang saya lihat di foto… waduuuh… bagaimana ini? Perut masih agak kenyang.. tapi Proiterolles Glace nya 1 piring ada 3 buah. Ya sudahlah, saya akan makan perlahan-lahan saja, mengharap nanti anak saya datang, dia bisa menghabiskan sisanya.

PROFITEROLLES GLACE, adalah kulit sus yang dibelah, di tengah-tengahnya bulan vla, namun terdiri dari ice cream vanilla… didasarnya adalah coklat cair,, dan diatasnya ditaburi gula icing… hmmmm sedap sekali..

Akhirnya saya hanya sanggup menyantap 1 buah saja,.. dan sisanya dihabiskan dengan cepat oleh anak saya, setelah dia datang.

Nah, lain kali mungkin saya akan mencoba lagi hidangan sore, sembari menunggu anak saya belajar.

Alamat Ranch Market:

Di seberang Pondok Indah Mall 1, dan bersebelahan dengan Mesjid Raya (Mesjid Biru) Pondok Indah

Posted in Makan | Tagged , , , | Leave a comment

WARUNG MADE di KUTA BALI- salah satu tempat wajib kunjung

Jika kita pergi ke Bali (baca: Kuta), maka sudah seharusnya kita mampir ke Warung Made di Kuta.

WARUNG MADE - menu book

Tempatnya sangat mudah ditemui, mudah dicapai, dan semua orang pasti mengetahuinya.

Dulunya, Warung Made hanyalah berupa sebuah warung kecil yang dimiliki oleh ibu Made… dia meracik sendiri gado-gado dengan bumbu yang khas buatannya…  Sehingga pada waktu itu, warung Made dikenal sebagai warung gado-gado.

GADO-GADO di Warung Made's

Kemudian, bu Made menikah dengan seseorang berkebangsaan asing, dan warung Made ini kemudian direnovasi oleh suaminya… Sejak itulah Warung Made di Kuta berubah bentuk, dan menu makanan yang disajikan juga beragam…

NASI CAMPUR di Warung Made-Kuta Bali

Karena saya tahu bahwa menu aslinya yang terkenal adalah gado-gado, maka pada kunjungan saya kali ini, saya sengaja memesan gado-gado…

Rasanya tidak lain dengan gado-gado pada umumnya, sayuran yang direbus, dicampur dengan saos kacang dan ditambah kerupuk udang…

Oya, kalau ingin coba menu lain, maka kita juga dapat memesan ½ gado-gado dan ½ nasi goreng, dalam 1 piring… ekonomis kan?

1/2 Gado-gado 1/2 Nasi Goreng in 1 plate

Selain itu, di Warung Made, saya juga suka dengan cakes nya-seperti strawberry cheese cake, apple pie, dll… sebetulnya saya ingin sekali memesan ‘black forest cake’, tapi pada waktu saya kesana tidak tersedia… sehingga akhirnya saya memesan ‘tiramisu cake’ yang rasanya ‘rich’ sekali… hmmm kenyang….

Selain di Kuta, Warung Made juga ada di daerah Seminyak… disini juga sudah mengalami beberapa kali renovasi dan extention… sehingga sekarang sudah besar sekali… Namun, tetap saya menyempatkan diri untuk mampir ke Warung Made yang ada di Kuta.

Suasana di Warung Made - Kuta - Bali

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , , | Leave a comment

BALI BRASSERIE dine & lounge,… di Kuta Bali – mencoba Caesar Salad & Crispy Duck nya….

Malam terakhir di Bali… setelah seharian menghabiskan waktu dengan berjalan kaki di sepanjang pantai Kuta (dekat Tuban) teruuus ke Discovery Kuta… dan ke pantai kuta di depan hotel Hard Rock Bali… terus lagi menyusuri pantai Legian…. Ternyata semua terasa dekat, kalau kita jalannya di pagi hari…

Dalam perjalanan kembali ke hotel di daerah Kuta / Tuban, kami tidak sengaja masuk ke sebuah hotel… untuk mencari kamar kecil… ternyata, hotel ini cukup bagus dan bersih. Masih di satu atap yang sama, kami melihat ada 2 restaurant yang bersambungan… kami coba2 intip … kayaknya seru juga nih…

BALI BRASSERIE - menu book

Karena sudah lelah seharian berjalan, kami langsung duduk, dan membuka daftar menu.

Saya sedang tidak ingin makan besar, jadi saya ingin memesan salad saja… tapi saya inginnya Caesar Salad… yang benar-benar karuan rasanya…. Sedangkan Julie, teman saya, dia ingin makan nasi… Jadi, dia pesan Crispy duck… Sebetulnya saya sudah tidak terlalu ingin makan bebek lagi di Bali… hehehe…

CAESAR SALAD @ Bali Brasserie... hmmm.. yummmy...

Pesanan kami tidak terlalu lama, sudah datang… mula-mula Caesar salad saya…

Pas hidangan itu sampai di meja, saya membuang nafas lega… naaaah… ini bentuknya seperti Caesar Salad yang sudah ada diangan-angan saya… Kami mulai mencicipi… waaah… ternyata… rasanya enaaak sekali… ditaburi daging ayam panggang… ditambah crouton (roti berbentuk dadu yang dipanggang), saos saladnya… hmmm … yummy sekali…

Kemudian Crispy Duck datang berikutnya… saya tadinya tidak mau mencoba… tapi kok kelihatannya enak juga… ternyataaa… benar-benar halus, dan crispy… wah.. tidak menyesal deh pokoknya….

Crispy duck @ Bali Brasserie

Nasinya lembut, tambahan sayurannya juga enak… sambal khas Bali nya juga sedap.. Nikmat deh semuanya…

Selain itu, pelayan-pelayannya juga ramah semua…

Walhasil.. makan malam di malam terakhir kami di Bali, ditutup dengan rasa puas…

caesar salad & crispy duck at Bali Brasserie

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , , | Leave a comment

Ikan Patin uenaaak di PONDOK IKAN BAKAR KALIMANTAN di Cimanggis

Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa…  Ikan patin dibakar

ikan patin bakar dalam bambu.. hmm benar2 lezaaaat...!!

di dalam bambu, disertai racikan bumbu cabe pedas yang sangat banyak… sedap sekali rasanya…

Awalnya, teman saya Eddy yang sudah berkali-kali mengajak kesana… Dikarenakan letaknya yang jauh dari Jakarta, maka rencana kami sering tidak terlaksana. Tapi, suatu sore di bulan puasa, kami semua janjian, dan akhirnya dengan niat yang sungguh-sungguh, saya dan teman saya

bumbunya banyak dan sedaaaap...

Tia janjian pulang kantor lebih cepat, dan kami menjemput teman yang lain, Nicko, serta kami berkumpul di rumah Bob. Dari sana, kami langsung masuk jalan tol TB Simatupang dan kami bertemu di Rumah makan Pondok Ikan Bakar Kalimantan, dengan Eddy, Chairil dan Dadi yang telah selesai bermain golf dan juga menuju ke rumah makan tsb. Oya, ada teman saya Ande yang walaupun badannya masih lemah karena sakit, ikut pula dating kesana (ngga mau rugi niiih yeee…).

Kalau kita mau kesana, apalagi di bulan puasa seperti saat ini, maka minimal 1 hari sebelumnya, kita harus pesan… siiip… Eddy sudah pesan tempat… bukan hanya pesan tempat, tetapi pesan menu IKAN BAKAR PATIN yang menjadi menu andalan dari Rumah makan ini…

waaah mejanya sampai penuh tuuu

Menu lainnya juga banyak, tapi kebanyakan, orang-orang yang berkunjung kesini, selalu memesan ikan bakar patin di bambu. Selain itu, apabila kita hendak memesan bawa pulang, maka sebaiknya, pada waktu kita sedang menyantap hidangan disana, kita langsung kasih tau pelayan, untuk bawa pulang… Harga dihitung berdasarkan berat… Jadi tiap porsi, harganya bias berbeda-beda.

Rumah Makan ini selalu dibanjiri pengunjung, pada jam-jam makan siang, dan sore hari … ini dikarenakan letaknya yang sangat berdekatan dengan sebuah lapangan golf di daerah Cimanggis…

seperti ini bentuk kemasannya, kalau dibawa pulang

Biasanya para pegolf selalu mampir untuk makan disini sehabis mereka olah raga. Dan hampir setiap pengunjung juga membawa pulang ikan patin untuk dimakan di rumah.

Coba deh… dijamin ingin kembali lagi kesana…

tuuuh alamatnya... gampang kan? tinggal keluar pintu tol Cimanggis

Posted in Jalan jalan, Makan | Tagged , , , | 7 Comments