Cape Town – South Africa – Part 2

Akhirnya pesawat terbang yang membawa saya, mendarat dengan selamat di Cape Town International Airport. Kesan pertama yang terlihat adalah sebuah airport yang cukup modern. Bangunannya simple seperti hanggar, namun disainnya terlihat sangat fungsional.

Pemeriksaan untuk mendapat cap dari imigrasi membutuhkan waktu tidak lebih dari 1/2 menit saja. Hal ini dikarenakan semua pertanyaan sudah harus dijawab pada waktu kita mengajukan permohonan visa di Jakarta…. sangat efisien!! Karenanya, proses permohonan visa bisa mencapai waktu sekitar 2 minggu.

Lepas dari urusan cap imigrasi, pemeriksaan barang bawaan tidaklah ketat. Saya langsung melenggang keluar…. hmmm udara segar, bersih… suhu sekitar 10 derajat Celcius di bulan Juni, pagi hari.. wow.. cukup dingin buat saya yang baru datang dari Jakarta.

Jalanan cukup padat… walaupun kita berada di highway… ini disebabkan bertepatan dengan jam orang-orang pergi ke tempat kerja.

Kesan pertama – Cape Town – kotanya sangat “international” jauuuh dari yang ada di pikiran saya selama ini…. Bersih, lalu-lintas tidak semrawut, tata kota teratur rapi.

jalan raya dengan latar belakang pepohan khas benua Afrika

jalan raya dengan latar belakang pepohan khas benua Afrika

Yang menarik saya perhatikan, selalu ada kelompok pepohonan khas benua Afrika, yaitu pohon-pohon beranting banyak keatas, dan rata

dipermukaannya… saya sangat menikmati pemandangan ini selama di perjalanan menuju hotel tempat saya menginap.

Sungguh deh, berkunjung ke Cape Town benar-benar seperti pergi ke negara bukan di benua Afrika… sangat menarik, bersih, teratur dan mengesankan… Tunggu cerita-cerita menarik berikutnya yaaaa…

di salah satu sudut jalan... rapih & bersih kaaan?

di salah satu sudut jalan... rapih & bersih kaaan?

Seperti layaknya bekas jajahan Inggris, semua kendaraan disini setir kanan…jadi, seharusnya sih kita mudah membawa mobil di Cape Town. Petunjuk jalannya komplit, semua teratur..

This entry was posted in Jalan jalan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Cape Town – South Africa – Part 2

  1. Idham says:

    wah…ceritanya sepotong2, jadi penasaran……

  2. Dina says:

    hehe.. sengaja dong, Dham..biar penasaran…
    kalo langsung cerita nya panjang, ntar bosen, trus loe ngga mau baca lagi cerita2 gue yg lain…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *